Perang Terbuka Industi Sole Sepatu Outdoor

Vibram adalah merek dagang milik perusahaan Vibram S.p.A, yang didirikan tahun 1937 di Italia. Merek dagang ini memfokuskan dalam industri pembuatan sole sepatu. Merek dagang Vibram diambil dari nama pendirinya yaitu Vitale Bramani. Vibram sangat dikenal sebagai salah satu merk sole sepatu terbaik khususnya dalam berkegiatan outdoor, karna memang pertama kalinya sole ini dibuat adalah untuk keperluan kegiatan luar ruangan.

Logo Vibram

Vibram mendevelop kebutuhan sole sepatu untuk banyak merek-merek sepatu outdoor terbaik di dunia seperti seperti Aku, Lowa, Asolo, Dolomite, Zamberlan, La sportiva, Garmont, Crispi, Tecnica, Scarpa, Hanwag, dll yang bakal menuh-menuhin halaman kalau disebutin satu per satu. Bertahun-tahun seakan berlari sendirian tanpa kompetitor yang berarti meskipun beberapa merek juga mendevelop sole mereka sendiri dan dikasih merek misal Salomon dengan Contagrip-nya, tapi ya itu, sebatas untuk kalangan sendiri.

Tapi belakangan, nampaknya Vibram perlu untuk merasa cemas dengan beberapa kompetitor baru, yang malahan awalnya mereka bukanlah pemain utama di bidang alas kaki melainkan produsen ban. Iya, beneran ban. Merek-merek ban terbaik di dunia mulai invasif menciptakan sole mereka sendiri untuk kemudian ditawarkan untuk dipakai oleh merek-merek sepatu, wah wah. Hal dasar yang meyakini mereka adalah karena sejatinya ban dan sepatu mempunyai terminologi yang sama, sama-sama bersentuhan langsung dengan bumi. Lalu, siapa saja kiranya kompetitor Vibram?

1. Bridgestone

Logo Bridgestone

Adalah perusahaan produsen ban kenaamaan asal jepang. Dalam industri alas kaki, nampaknya Bridgestone bukanlah kompetitor yang perlu dikhawatirkan oleh Vibram. Bridgestone hanya membuat sepatu golf dan sepatu ngantor yang bukan menjadi fokus Vibram. Itu juga sepatunya menggunakan merek mereka sendiri

2. Dunlop

Logo Dunlop

Perusahaan ban ini didirikan pada tahun 1889 oleh John Boyd Dunlop di England. Dalam industri alas kaki, Dunlop nampaknya lebih serius daripada Bridgestone. Dia membuat banyak model sepatu mulai dari casual, golf, outdoor, lari, sampai sepatu safety dengan merek mereka sendiri. Tapi sayang sekali karna menurut penilaian saya pribadi, sepatu merek Dunlop ini modelnya kebangetan culun (maap) meskipun njiplak merek-merek terkenal lainnya. Berikut sedikit model sepatu yang diambil dari situs sportsdirect.com

sepatu dunlop. sumber: sportsdirect.com

Sepatu Dunlop Sportsdirect.com

3. Goodyear

Logo Goodyear

Perusahaan aneh, bikin ban tetapi logonya sepatu pakek sayap. Eh tapi akhirnya bikin sepatu juga ding. Pertama kali tahu kalau Goodyear bikin sole sepatu beberapa tahun yang lalu pas kebetulan maen ke konter adidas (lihat doang, beli mah kagak). Ada salah satu sepatu Adidas di sana yang pake sole Goodyear, jujur aja sekilas lebih bagus daripada rata-rata sole standar Adidas. Sayangnya, sepertinya kerjasama develop sole sebatas untuk Adidas. Selain itu, Goodyear juga bikin sepatu merek mereka sendiri, nggak kalah cupu sama sepatu Dunlop. berikut beberapa model sepatunya dikutip dari goodyearfootwear.com

Sepatu Goodyear goodyearfootwear.com

4. Continental

Logo Continental

Salah satu perusahaan manufaktur ban tertua, didirikan tahun 1871 di Jerman. Dalam industri alas kaki, Continental secara eksklusif bekerja sama dengan Adidas untuk menyediakan sole sepatu yang berkualitas wahid yang untuk sementara ini fokus untuk line-up sepatu running dan outdoor. Kerjasama ini dimulai pada tahun 2007 pas mereka bertemu (mungkin di warung kopi, burjo, atau angkringan), yang kemudian terjadilah curhat-curhatan di antara mereka yang intinya Adidas membutuhkan mitra yang ahli dalam hal per-karet-an untuk digunakan pada sole sepatu mereka. Yang kemudian si Continental sepakat, dalam beberapa tahun untuk menyiapkan RnD, membuatkan prototipe, dan kemudian menjadi produk jadi yang layak edar.

Continental Sole feat Adidas

Kendala yang dialami Continental di industri sepatu adalah, bahwa sepatu haruslah non-marking yang artinya nggak menimbulkan bekas di pijakan, misal nggak mbekas di lantai. Selain itu bahwa alas kaki sedikit berbeda dengan ban karna tetap harus mempunyai grip yang mantap di ubin, rumput, lumut, kayu dan bebatuan terlebih untuk sepatu outdoor karena sangat berkaitan langsung dengan hidup dan mati penggiatnya (ampuun makkkkkk).

Continental Sole feat Adidas

Begitu seriusnya Continental dengan Adidas, sampai-sampai pada saat uji coba prototipe pada tahun 2009 mereka menggunakan Atlit pemegang rekor marathon Haile Gebrselassie. Keseriusan kerjasama mereka juga dapat dilihat dari promosi gratis sepatu adidas setiap pembelian 4 ban. Selain itu bisa dilihat juga dari campaign yang begitu gencar melalui getyourgrip.com. Bagi yang berminat untuk sekedar nengok PDF promotional data dari contagrip bisa klik di sini

Continental Sole feat Adidas

5. Michelin

Logo Michelin

Didirikan tahun 1889 di Perancis. Perusahaan ini membuat hampir semua ban mulai dari sepeda motor, mobil, truk, traktor, alat berat, bahkan sampai pesawat terbang, gile. Michelin mulai memperkenalkan produk sole sepatu pertama untuk merek mereka sendiri, iya merk Michelin.Kemudian  pada tahun 2015 melalui kerjasama dengan Under Armour di artikel Under Armour Fat Tire yang mana sepatu ini menggunakan sole yang hampir sama dengan ban MTB! gile lu ndro. Hebatnya, Michelin ini nampak akan menjadi kompetitor serius untuk Vibram. Dikarenakan Michelin berani untuk OEM dan mendevelop sole custom banyak merek sepatu seperti halnya Vibram. Jadi bukan hanya kerjasama eksklusif layaknya Continental.

under armour + michelin

Pada tahun 2016, terhitung merek sepatu outdoor AKU, Hi-tec, dan Millet resmi menggandeng Michelin sebagai pemasok sole sepatu mereka. Dan kemudian menyusul banyak merek-merek lain dari berbagai line-up dari casual sampai tecnical outdoor. Terhitung sampai saat ini, sudah puluhan merek yang berhasil digandeng Michelin untuk menggunakan sole-nya. Di olahraga outdoor sendiri, Garmont, Salewa, Mizuno, La Chameau, Columbia, VM, Icebug, Viking, Mammut, bahkan sampai Boreal dan Hanwag. Untuk informasi selengkapnya tentang sole Michelin ini, bisa klik ke web nya Micheline-Lifestyle

millet + michelin

mammut + michelin

columbia + michelin

Beberapa tipe dari merek sepatu di atas juga menggunakan sole buatan Vibram. Jadi tentu sangat jelas bahwa invasi Michelin ini menggerus secara meyakinkan dominasi pasar Vibram. Entah tawaran dan kelebihan apa yang ditawarkan oleh Michelin sehingga banyak merek terkenal berjamaah rame-rame menggunakan teknologinya. Lalu, bagaimana reaksi Vibram terhadap persaingan ini? entahlah, hanya Vibram yang tahu. Sepertinya Vibram juga sedang fokus menggarap produk sarung tangan bekerjasama dengan Iron Clad dan juga produk knee pad tactical yang bekerjasama dengan Alta Industries. Atau mungkin diam-diam, Vibram lagi menggodok produk ban sendiri buat pembalasan, he he. Oiya, BTW Vibram juga punya produk ban bekerjasama dengan Hankook.

boreal + michelin

hanwag+michelin

 

6. Swallow. Sandal jepit perjuangan

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.