Teknologi di jaket outdoor (bagian 1: waterproof dan breathable)

Apa itu waterproof dan breathable di jaket outdoor?

jaket waterproof breathable

jaket waterproof breathable

Seperti yang telah diketahui bersama, jaket waterproof merupakan satu dari sekian banyak benda yang wajib dibawa oleh penggiat outdoor sebagai pelindung dari cuaca yang tidak bersahabat, misal hujan, dan angin (ya, jaket waterproof sudah pasti windproof, tapi jaket windproof belum tentu waterproof). Tapi, kita nggak cuman butuh jaket yang waterproof doang, kita juga perlu yang breathable. Kenapa? biar nggak overheat, bahasa kerennya sumuk, gerah.

ilustrasi waterproof breathable

ilustrasi waterproof breathable

Pertama, ada beberapa istilah yang perlu kita ketahui terlebih dahulu

waterproof, dalam garment (dalam hal ini adalah jaket) tidak ada yang benar-benar waterproof menahan air hujan sebanyak-banyaknya. Melainkan tetap ada batasannya, makanya kita sering lihat info sebuah jaket dengan waterproof rating misal 10.000, 15.000, 20.000 mm, dll. Lalu, apa artinya? misal tertulis 10.000 mm, berarti jaket tersebut mampu menahan 10.000 mm air per 1 inch persegi, atau kalau dikonversi ke tekanan adalah 14,2 psi, sudah cukup untuk menahan hujan ringan. (Untuk nilai pastinya, mohon maaf kemi kesulitan nyari data tekanan air hujan, wkwkwk). Efek waterproof ini karena adanya membran tipis berpori mikro imut-imut banget yang cukup dilewati uap air (vapour) tapi nggak cukup dilewati oleh air.

tes tingkat waterproof

tes tingkat waterproof

breathable. secara harfiah artinya mampu bernafas, ahhhh. Breathable diartikan sebagai kemampuan dalam melepaskan uap air (vapour) yang terjebak di ruang antara kulit kita dengan jaket tersebut melalui pori mikro jaket, dihitung dalam satuan gram/m²/24h. Misal tertulis 10.000, berarti dia mampu melepaskan 10.000 gram uap air setiap m2 kainnya dalam durasi 24 jam.

-DWR, durable water repelent, kemampuan daya tolak terhadap air. DWR berbeda dengan waterproof, karena cuma memberikan efek bagai air di daun talas Mana mungkin cinta kan terbalas Buat apa dan percuma saja Bila bersama tak pernah bersatu, kalo ujan deres ya bocor. Fungsi utama DWR adalah mencegah jaket menjadi jenuh air sehingga menambah berat. Selain itu ada juga hubungannya dengan waterproof dan breathable, kita bahas di bawah nanti.

Windproof, tahan angin, titik.

seam seal/seam tape. Biasanya bentuknya seperti plaster solatip, digunakan untuk menambal jahitan pada kain karna tentu saja bekas tusukan jarum dan benang meninggalkan lubang yang cukup untuk dilewatin air. Jaket waperproof kudu punya inih.

seam seal - seam tape

seam seal – seam tape

Lalu, apa hubungannya waterproof, breathable, dan DWR? Waterproof sih jelas, nahan aer. Lah kalau breatheble? Sebenarnya, boleh saja misal ada yang berpendapat bahwa breathable hanyalah gimmick, bahasa marketing biar produknya lebih mudah laku, wkwkkw. Pasal apa? Karna breathable punya syarat yang harus dipenuhi agar bekerja dengan baik.

  1. Breathable hanya bekerja apabila ada perbedaan suhu yang cukup signifikan antara ruang di dalam jaket dengan suhu lingkungan di luar, suhu di dalam jaket harus lebih tinggi daripada suhu di luar jaket. Karna seperti yang kita ketahui bersama, vapour/uap air berpindah dari suhu tinggi ke suhu yang lebih rendah. Lah kalau suhu sama-sama panas, misal lo pake jaket wateprup britabel buat memotoran di siang bolong yang panasnya hot sekali melebihi artis JAV, ya pastinya banjir keringet lah. Makanya beberapa jaket tetap ngasih yang namanya venting/pitzip/resleting di bawah ketiak itu ada gunanya, yaitu apabila ada situasi dimana breathable bawaan kain nggak mampu bekerja paling nggak ada pitzip yang terbuka lebar sehingga sirkulasi udara lebih lancar.
  2. Breathable hanya bekerja apabila permukaan jaket itu kering, kalo basah ndak bisa napas. Nah inilah gunanya DWR, biar permukaan jaket tetap kering nggak jenuh air. Sayangnya (sayang banget), DWR akan hilang setelah penggunaan beberapa kali. Tapi tenang, karna banyak merk2 yang jual DWR semprot yang bisa mengambalikan DWR di jaketmu. Sayangnya (sayang banget) harganya kelewat mahal, bahkan satu botolnya bisa setengah harga jaket ecek2 saya, hiks. Kadang mau beli begituan kok mikir, mending tuku jaket anyar neh, kwampret!

baca juga:

part 1: Apa itu waterproof dan breathable

part 2: pengertian single layer, 2 layer, 2.5 layer, dan 3 layer

part 3: Macam-macam merk material waterproof di jaket outdoor

Sumber: berbagai sumber

 

 

tags: jaket gunung eiger jaket gunung rei jaket gunung consina jaket gunung murah jaket gunung the north face jaket gunung jack wolfskin jaket gunung terbaik jaket gunung jaket gunung anti air jaket gunung berghaus jaket gunung bagus jaket gunung berkualitas jaket gunung branded jaket gunung gore tex jaket gunung grosir jaket gunung bahan goretex jual jaket gunung grosir jual jaket gunung goretex jaket hujan gunung jaket gunung outdoor jaket gunung ori jaket gunung salomon jaket gunung 3 layer waterproof breathable fabric waterproof breathable jacket 

Comment

4 thoughts on “Teknologi di jaket outdoor (bagian 1: waterproof dan breathable)

Leave a Reply

Your email address will not be published.